Menjadi Karyawan yang Tak Sekedar Bekerja

“Saat Anda mati maka orang akan melupakan apa yang Anda katakan dan lakukan, tapi mereka tidak akan pernah melupakan kenangan Anda.” Maya Angelou

Menjadi Karyawan yang Tak Sekedar Bekerja

Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda tentang bekerja. Sebagian orang, mengatakan bahwa bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, untuk memenuhi status sosial di masyarakat, dan supaya bisa memenuhi kebutuhan hidup tanpa bergantung pada orang lain bahkan bisa dikatakan sebagai jalan untuk beribadah.

Definisi bekerja dalam sudut pandang ekonomi berarti melakukan kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dan dalam waktu yang sama memperoleh pendapatan atau keuntungan.

Sehingga, seseorang dikatakan bekerja apabila orang tersebut melakukan pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan. Bagi karyawan dengan kemampuan aktualisasi diri yang matang, bekerja tidak hanya bekerja saja. Mereka akan menguji kemampuan mereka semaksimal mungkin agar menemukan metode bekerja yang efektif dan hasilnya tentu saja berkualitas.

Zona Nyaman Enyahlah

Banyak perusahaan dengan segala aturan dan beban tugas, seringkali membuat hidup karyawan tak mudah lagi. Disisi lain, perusahaan ingin memenuhi target mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan. Namun beberapa perusahaan lupa bahwa karyawan ini adalah aset yang harus dijaga. Ini adalah kesalahan manajemen misalnya karyawan bekerja melebihi jam kerja namun tidak diberikan fee lembur.

Ucapan terima kasih tidaklah cukup karena karyawan ini telah merelakan waktu privasinya untuk bekerja di perusahaan. Tapi bahasan kita bukan mengenai manajemen, tapi bagaimana karyawan dengan etos kerja tinggi menyelesaikan tugas, sekali pun rumit mereka akan mengerjakannya dengan sepenuh hati. Nyaman tak nyaman itu tinggal bagaimana ia mengatasinya dengan teknik ia bekerja.

Lakukan Semuanya dengan Benar

Semua bakat yang Anda miliki sebagai karyawan serta niat baik, tidak akan bisa menggantikan karakter dan integritas. Atasan Anda tak perlu menanyakan apa yang Anda kerjakan saat ini, karena cukup percaya bahwa pekerjaan telah ditangani dengan baik.

Ini dibutuhkan sebuah kepercayaan antara karyawan dan atasan. Karena pada kenyataannya sedikit atasan yang percaya bahwa karyawannya mampu melakukan tugasnya. Biasanya masalahnya adalah jadwal pekerjaan yang tidak tertulis, tugas kerja hari ini disampaikan secara lisan saja. ‘Lupa’ sering kali terjadi. Sehingga dibutuhkan jadwal kerja tertulis yang akan membuat karyawan melakukan pekerjaan secara benar dan terarah.

Multitask Baik, Tapi dengan Cara Cerdas

Untuk menjadi karyawan yang bisa bertahan di sebuah perusahaan dibutuhkan kemampuan multitask, kefokusan dan kesadaran. Bekerja cepat bukan berarti asal cepat saja karena tanpa kualitas maka tak berarti sama sekali.

Anda bisa mengikuti training untuk meningkatkan kemampuan bekerja Anda. Lakukan evaluasi terhadap apa yang telah Anda lakukan sehingga Anda bisa memperbaikinya setiap saat.

Jadilah Orang Spesialis

Selain tugas rutin Anda, sebaiknya Anda menentukan pekerjaan spesialis Anda. Jadilah karyawan yang tepat di posisi yang tepat. Misalnya Anda memiliki kemampuan desain grafis maka gelutilah profesi tersebut. Sekalipun Anda diangkat sebagai manajer maka jangan jauh dari profesi Anda misalnya menjadi manajer project desain grafis.

Memang tak seharusnya Anda mengharapkan bayaran lebih karena pekerjaan sesuai porsinya. Saat Anda spesialis dibidang tertentu maka maka Anda memiliki nilai esktra tersendiri.

Eksekusi Pekerjaan Anda dengan Baik

Mungkin ini lebih mudah dikatakan dari pada dilakukan. Belajar dari sebuah masalah atau berpikir memecahkan masalah pekerjaan itu tidaklah mudah dibutuhkan proses pembelajaran. Tapi esksekusi diperlukan agar masalah dapat ditangani segera. Dibutuhkan inisiatif untuk menyelesaikannya, sebelum karyawan lain mengeksekusi.

Jadilah Karyawan yang Nyata

Ada sebuah quote dari Maya Angelou, “ Saat Anda mati maka orang akan melupakan apa yang Anda katakan dan lakukan, tapi mereka tidak akan pernah melupakan kenangan Anda.” Maka sadarkan mereka bahwa Anda memang eksis, dimana perusahaan ini maju karena Anda berada di sini. Utarakan ide Anda dan jadikan keahlian Anda tersebut untuk menyelesaiakan target pekerjaan.

By: Derry