Strategi Menggunakan Hashtag Untuk Bisnis

Hashtag Itu Penting! Ini dia Strateginya untuk Bisnis Anda Eksis di Instagram

Apa kabar bisnis Anda? Apakah Anda juga posting di Instagram untuk meningkatkan penjualan? Jika Anda ingin membuat engagement meningkat di sana, Anda membutuhkan hashtag yang tepat. Apa itu hashtag? Hashtag adalah simbol# yang digunakan untuk menandai kata kunci atau topik. Meski tampaknya sepele, sebenarnya hashtag sangat membantu orang lain menemukan akun Anda dan pada akhirnya bisnis Anda kian banyak dikenal orang. Simply Measured (analitik sosial pengendali hasil bisnis) melakukan studi dan mendapati bahwa dengan hashtag, engagement yang didapat lebih tinggi 12,6% daripada yang tidak menggunakannya.

Ada lebih dari 90 juta foto setiap hari yang diunggah di Instagram. Hashtag membantu orang-orang untuk menemukan konten Anda. Meski demikian, perlu strategi yang tepat supaya postingan Anda tidak bersisi hashtag yang justru mengganggu hingga membuat orang malas melihat apalagi membacanya.

Buatlah hashtag Anda sespesifik mungkin.
Untuk mencapai brand awareness, hashtag diperlukan untuk mencapainya. Tetapi pastikan Anda tidak asal mencantumkan hashtag. Akan lebih baik jika hashgtag yang Anda gunakan itu spesifik. Misalnya, produk yang Anda tawarkan adalah sampo. Jangan hanya mencantumkan #sampo, tetapi jadikan lebih spesifik, #sampopenghitamrambut atau #sampopenghilangketombe. Dengan membuat hashtag sespesifik mungkin, lingkup persaingan Anda pun lebih spesifik. Selain itu, peluang bagi pelanggan/calon pelanggan akan lebih besar menemukan postingan Anda.

Sempatkan mengecek hashtag Instagram kompetitor Anda.
Kemudian mungkin Anda bertanya, lantas harus sespesifik apa hashtag yang harus dipakai? Menyempatkan untuk mengecek hashtag kompetitor bisa membantu. Tidak hanya kompetitior, Anda perlu riset pasar. Observasi seperti apa kondisi pasar untuk produk yang Anda jual. Sangat disarankan, cek pula hashtag yang digunakan oleh influencer popular yang juga menggeluti bisnis seperti yang Anda jalankan. Para influencer ini adalah panutan bagi calon pelanggan Anda.

Jumlah hashtag perlu Anda perhatikan.
Ketika Anda sudah menulis caption, tidak semua katanya perlu diulang sebagai hashtag. Bahkan jika ingin sesuai dengan hasil suatu riset yang diadakan oleh Simply Measured ternyata sebagian besar brand hanya mencantumkan sekitar 7 hashtag. Jadi, pastikan hashtag Anda benar-benar tepat. Jika perlu, beri hashtag sama dengan kompetitor atau influencer Anda. Kemudian, amati hashtag mana yang mendapatkan lebih banyak engagement. Anda bisa mengubah jumlah hashtag jika diperlukan, setelah mengetahui yang mana saja yang bisa membuat postingan Anda mendapat lebih banyak like.

Perhatikan related hashtag.
Ketika Anda mencari hashtag tertentu di kolom search, setelah mendapatkan hashtag yang Anda cari, muncul deretan hashtag yang masih ada hubungannya. Hashtag ini disebut related hashtag. Perhatikan related hashtag mana saja yang bisa Anda tambahkan pada postingan Anda selanjutnya. Ini membantu Anda mendapatkan lebih banyak engagement.

Jalin komunikasi dengan mereka yang memfollow hashtag Anda.
Sekarang Anda sudah bisa follow hashtag tertentu yang sesuai dengan minat atau kepentingan bisnis dan passion Anda. Pastikan Anda juga mem-follow hashtag Anda sendiri. Dengan cara inilah Anda bisa menjalin hubungan dan berkomunikasi dengan audiens Anda. Dari sini, Anda bisa mengulik apa saja yang mereka butuhkan dan packaging macam apa yang menarik perhatian sehingga Anda bisa senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kualitas produk Anda sendiri.

Ada baiknya Anda menyembunyikan hashtag dengan menuliskannya setelah menekan enter minimal 3 kali pada setiap postingan Anda. Mengapa? Supaya caption Anda tetap terbaca dan postingan Anda tidak terlihat crowded. Pastikan juga caption Anda menarik perhatian. Sebaiknya Anda pun menyimpan hashtag yang telah terbukti efektif menjaring audiens. Dengan begitu, hashtag Anda lebih tertata dan bisa membandingkan efektifitasnya di kemudian hari ketika Anda mulai menggunakan hashtag-hashtag baru.

–Cacoethes Scribendi–
Menarikan kata, memberi makna.

Baca Juga:  Tahun 2019 Jamkrindo Targetkan Penjamin UMKM Naik 19%