Strategi Marketing yang Cerdas dan Tertarget

Strategi marketing

Strategi marketing yang baik dibutuhkan oleh setiap perusahaan, pemilik merek, dan pemasar. Hal ini dibutuhkan agar penjualan produk dapat mencapai target yang telah ditentukan. Relasi publik, perencanaan media, distribusi produk, strategi penjualan, dukungan pelanggan, riset pasar, dan keterlibatan komunitas menjadi bagian dari marketing yang komprehensif.

Anda sebagai seorang pebisnis harus jeli dan mengamati setiap momentum yang ada. Dewasa ini, perubahan yang terjadi pada masyarakat berubah sangat cepat. Perubahan yang terjadi dapat berpengaruh pada tren yang ada.

Jika tren yang ada dirasa akan berlangsung lama dan berpotensi akan diadopsi oleh banyak konsumen, maka Anda harus segera menyikapi tren itu dan menyiapkan dalam strategi marketing.

Lalu, bagaimana strategi marketing yang harus Anda terapkan pada bisnis Anda?

Tepati Janjimu

Selalu berusaha menepati janji yang Anda berikan kepada konsumen. Apa yang Anda janjikan tentang produk Anda, hal itu harus benar-benar tertuang di sana.

Usaha memenuhi janji ini merupakan langkah antisipasi agar konsumen tidak kecewa terhadap produk Anda.

Contohnya seperti yang dilakukan oleh Campina. Mereka berusaha menempati janjinya kepada konsumen. Jadi apa yang dijanjikan oleh Campina, semuanya tersaji dalam tiap rangkaian produknya.

Menjawab Masalah Konsumen

Produk hadir karena menjawab masalah yang sedang dihadapi oleh para konsumen. Bagaimana cara Anda selaku produsen atau pemilik bisnis bisa mengetahui masalah apa yang sedang dihadapi oleh para konsumen?

Salah satu caranya adalah melakukan strategi komunikasi dengan konsumen melalui platform media sosial, seperti Facebook atau Instagram. Mintalah pendapat konsumen, masalah apa yang sedang mereka hadapi.

Berkomunikasi langsung dengan konsumen sudah diterapkan oleh Pantene. Pantene berkomunikasi dengan konsumen melalui media sosial Facebook, untuk menghadirkan produk baru mereka. Menurut data dari Pantene, sekitar 74% dari perempuan Indonesia mengalami masalah ketombe, sedangkan sekitar 94% orang mengalami masalah lain, yaitu rambut rontok.

Baca Juga:  Pertumbuhan Bisnis Kecil di Banten

Mengutip dari marketeers.com, menurut Aldrich Gopal, Marketing Manager Haircare Procter & Gamble Indonesia, produk harus bisa menjawab apa yang menjadi hasrat dan kegelisahan dari konsumen. Jika produk bisa menyelesaikan masalah, maka penjualan, market share, dan lainnya akan mengikuti.

Siapkan Konten-konten yang Berkaitan dengan Produk Anda

Selain menepati janji, kemudian menjawab masalah yang dihadapi oleh konsumen, strategi marketing selanjutnya adalah membuat konten-konten yang relevan dengan produk yang sedang Anda jual.

Melakukan sharing tentang hal yang berguna dan berkaitan dengan produk Anda juga dapat menjadi strategi marketing yang baik, sehingga tidak hanya berjualan saja, namun juga memberikan informasi yang bermanfaat bagi para konsumen.

Tersedianya vitur real-time seperti live via Instagram atau YouTube serta kanal-kanal group chat, atau Instagram for Business dan Facebook for Business sangat memudahkan bisnis Anda untuk bisa hadir dalam keseharian konsumen dan tampil apa adanya.

Contohnya seperti Perusahaan Bukalapak. Mengutip dari marketeers.com Paul Webster, Brand Development Lead, Instagram Asia Pacific menyebutkan bahwa Bukalapak berhasil membangun brand dan mendongkrak penjualan mereka melalui kombinasi sebuah strategi marketing. Di dalamnya, Bukalapak telah menggelontorkan kampanye pemasaran mereka melalui video ads, photo ads, mobile apps, dan install ads dengan nilai-nilai humor. Melalui video humor, Bukalapak dapat menjangkau (reach) 31 juta lebih orang Indonesia dalam waktu 16 hari. Mereka juga telah menghemat sekitar 39% biaya promosi aplikasi mereka (cost per install).

Untuk mencapai target penjualan, Anda harus mempunyai komitmen serta fokus pada program dan perencanaan kerja (action plan). Anda harus memiliki goal yang jelas seberapa besar omset atau poin yang hendak Anda kejar. Sebagian besar konsumen tertarik mendapat layanan yang lebih baik dibanding mendapat penawaran dengan harga di bawah rata-rata.

Baca Juga:  Relasi Kebutuhan Maslow dalam Perusahaan

Itulah beberapa strategi marketing yang cerdas dan tertarget. Apakah Anda memiliki strategi marketing tersendiri? Silakan sampaikan di kolom komentar!

Photo by Kaboompics .com from Pexels